Secara
ringkas kami katakan bahwa, KH. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyyah pada 18
November 1912/8 Dzull Hijjah 1330) dengan KH. Hasyim Asy’ari (pendiri NU pada
31 Januari 1926/16 Rajab 1344) adalah satu sumber guru dengan amaliyah
‘ubudiyah yang sama. Bahkan keduanya pun sama-sama satu nasab dari Maulana
‘Ainul Yaqin (Sunan Giri).
Berikut
kami kutip kembali ringkasan kitab “Fiqih Muhammadiyyah”, diterbitkan
penerbit Muhammadiyyah Bagian Taman Poestaka Jogjakarta, jilid III, diterbitkan
tahun 1343 H/1925 M, dimana hal ini membuktikan bahwa amaliyah kedua ulama
besar di atas tidak berbeda: